Pages

Tampilkan postingan dengan label Samara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2016

Rapor Pertama Sekolah Dasar

Sudah satu semester berjalan tapi saya belum cerita tentang sekolah Samara. Huuuhh...diary keluarga macam apa ini? Gak upadate cerita anak, hihihi... Mari kita salahkan saja mamak Samara yang menelantarkan blog ini karena kebanyakan leyeh leyeh gak jelas.  

Singkat cerita, Alhamdulillah Samara masuk ke sekolah yang berbasis komunitas dan agama. 
Hari pertama sekolah
Sekolahnya emang sekolah Islam tapi bukan sekolah Islam terpadu. Penjelasan sekolah islam terpadu udah pernah saya tulis di sini. Sistem belajarnya agak beda dengan sekolah pada umumnya.

Di sekolah komunitas ini gak ada text book. Nah..muncul deh pertanyaan? Trus gimana pedoman/panduan kegiatan belajarnya? Jadi yaa..di awal masuk sekolah, seluruh orang tua berkumpul dan diberi lesson plans. Dalam lesson plans itu dijabarkan secara lengkap materi kegiataan belajar selama 1 semester. 
Lapangan di area sekolah

Di sekolah ini juga menjadikan alam semesta dijadikan media pembelajaran sehari hari. Bicara tentang raport yang baru saja kami terima, ada 2 raport yaitu raport sekolah dan Diknas. Nah..Kira kira begitulah gambaran sekolah Samara. 

Selama 6 bulan ini saya melihat si anak enjoy dengan lingkungan barunya. Guru dan teman temannya menyenangkan. Kegiatan belajar juga dikemas dengan santai. So far...insya allah tidak membebani anak dengan beratnya pelajaran jaman sekarang. 

Kalau saya lihat, untuk SD 1 ini lebih ditekankan pada attitude. Jadi masalah kebiasaan baik sehari hari harus dilakukan secara kontinyu agar membekas dan dengan sendirinya akan 'nempel' di pikiran anak. Dari mulai hal hal sederhana seperti kebiasaan mengucapkan salam ketika bertemu dengan seseorang hingga membiasakan diri untuk sholat berjamaah baik di rumah maupun di sekolah. 

Pada semester 1 ini, pelajaran yang didapat oleh Samara ada Bahasa Indonesia meliputi reading, Pendidikan Agama, English, Math, Science, Social, Art dan Arabic. Untuk tes semester yang sudah dilakukan pada awal Desember kemarin dibagi menjadi 2 yaitu Oral test untuk English dan Arabic serta tes tertulis untuk Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama, Math, English, Science dan Social. Untuk Art, anak anak diberi waktu untuk berkreasi sesuai kemauan masing masing. Jadi ada yang menggambar, menggunting, melipat, menempel dan lain lain. Bebas deh pokoknya.

Jujur aja nih yaa...Insya Allah semua mata pelajaran Samara bisa saya ikuti. Tapiiiii...ada 1 mata pelajaran yang bener bener asing buat saya dan membuat saya harus belajar seperti anak SD. Apa coba? Yuppp...Bahasa Arab, hahaha... Saya nyerah aja deh kalo harus membelajari Samara bahasa Arab, lah wong saya sendiri gak bisa, hahaha.. PR banget deh saya dan siayah untuk sama sama belajar bahasa Arab. 

Jadi inget, waktu selesai oral test Bahasa Arab saya tanya ke Samara apakah bisa menjawab pertanyaan tes? Dan si anak menjawab : "ada yang bisa aku jawab, ada juga yang gak bisa aku jawab, Bun"... hahaha..saya memaklumi aja kalau jawabannya begitu karena kalau saya dites pun belum tentu bisa menjawab. saya dan siayah pun gak menargetkan apa apa untuk pelajaran yang satu ini. Susah cyiiin belajar bahasa Arab, hehehe.. 

Tapi emang bener yaaa...daya ingat anak anak itu luar biasa tajam. Khususon bahasa Arab, saya hanya mendampingi Samara belajar sambil menghafal bahasa Arab. Kalau diajak conversation bahasa Arab saya nyerah, hahaha.. Tapi Alhamdulilah Samara bisa mengikuti. Terbukti nilai bahasa Arab di rapornya menembus angka 8,5 di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) Kelas yaitu 6,5. Alhamdulilah ya nak hehehe...
Rapor pertama
Oiya sedikit cerita, sebelum terima rapor ada beberapa kegiatan yang diikuti oleh Samara yaitu saat 17 agustusan, pihak sekolah mengadakan Indonesian Cultur Day. Kelas SD1 kebagian jatah mengeksplore budaya Aceh. Selama 1 minggu kelas dihias dengan pernak pernik Aceh. Semua orang tua turun tangan menyulap kelas menjadi suasana seperti di kota Serambi Mekah. Dan anak anak juga menggunakan baju khas Aceh untuk performance tarian Aceh.
My Little Tjut Nyak Dien :)
Selain acara Indonesian Culture Day, ada juga kegiatan market day. Anak anak dibimbing oleh gurunya membuat barang yang bisa dijual dengan memanfaatkan barang bekas. Jadi pada kegiatan ini masuk juga mata pelajaran Art, dimana anak bebas berkreasi dengan barang bekas dan kemudian hasil karyanya dijual.  
Market day

Yupp...sebenernya masih ada beberapa kegiatan Samara yang dilakukan di sekolah yang juga melibatkan kami sebagai orang tuanya untuk ikut serta mendukung kegiatan belajar anak. Insya Allah next posting akan saya ceritakan lagi, hihi..

Minggu, 22 Mei 2016

Perjalanan Menuju Sekolah Dasar

Setiap orang tua pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Dengan makin banyaknya sekolah bermunculan, itu makin membuat orang tua bingung. Jujur aja yaa.. Kebingungan saya sudah muncul sejak Juli tahun lalu, tepatnya saat Samara naik kelas Kindy B. Bingung...nantinya mau dimasukan ke SD seperti apa? Apakah SD konvensional, SD Islam terpadu atau SD alam?

Sejak bulan Oktober tahun lalu, kami telah survey ke beberapa SD dan pilihan pertama jatuh pada Madrasah Ibtidaiyah yang berbasis technology dan alam/natura terletak di Cimanggis Depok. Pendaftaran di MITN dilakukan pada awal November dan sit in selama seminggu di bulan December 2015. Trus hasilnya? Dari 95 anak yang ikut sit in, yang berhasil hanya 24 anak. Sepertinya belum rejeki Samara untuk belajar di MITN. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kegagalan itu. Diantaranya adalah anak merasakan bagaimana berkompetisi yang sehat dan pastinya Samara belum diijinkan untuk sekolah yang jauh dari rumah, hehehe..

Oke...lanjut pada pilihan kedua yaitu SD yang berbasis komunitas. Pendaftaran dimulai pada bulan Januari dan itu hanya dibuka 1 hari saja. Quotanya 12 anak. Wedew..sempet jiper juga mau daftar atau tidak? Yaa sudah dengan mengucap Bismillahirohmanirohim akhirnya kami mendaftar. Sengaja berangkat pagi dari rumah dan sampai sana sudah antrian ke 7.
Formulir pendaftaran IDR 500K dengan memperoleh 1 bundel form pendaftaran, sticker, alat tulis, buku "Character Building" dan mug. Begitu saya membuka form pendaftaran, ada 7 lembar kertas yang harus diisi. Dalam form itu ada sekitar 40 pertanyaan yang harus dijawab dan kami diberi waktu 1 minggu untuk mengisinya. Lumayan putar otak juga untuk menjawabnya. Hihi... 

Mungkin ada yang bertanya, segitu banyaknya form, pertanyaannya apa aja sih? Sedikit information kalau pertanyaannya adalah seputar tumbuh kembang anak dari mulai dalam kandungan sampai sekarang. Kemudian visi dan misi orangtua terhadap pendidikan, motivasi ortu dalam menyekolahkan anak ke SD tsb, komitmen ortu jika anak di terima di SD tsb dan beberapa studi kasus. Agak njlimet? Hehehe... Ya gitu deh.. 

Saya berpikir bahwa pihak sekolah meminta informasi dengan detail agar bisa mengetahui tujuan, visi dan misi orangtua. Jika memang visi dan misinya sama, maka diharapkan ke depannya akan dapat bekerja sama dengan baik. Jadi memang yaa... Pengisian formulir itu merupakan screening awal yang dilakukan oleh sekolah untuk mengetahui sejauh mana peran orangtua nantinya. Bisa dikatakan kalau disini ortu lah yang dites. 

Setelah pemberkasan masuk, maka seleksi awalpun dimulai. Kami harus menunggu sekitar seminggu (10 Feb). Alhamdulillah seleksi awal diterima dan setelah itu ada wawancara dengan orang tua (21 Feb). Hasilnya akan diumumkan pada tanggal 1 Maret. Deg degan? Udah pastilah.. Macam nunggu pengumuman UMPTN jaman sekolah dulu aja, hehehe..

Alhamdulillah.. Kami dinyatakan lulus Tes wawancara. Lanjut pembayaran uang masuk sekolah sampai tanggal 11 Maret. Setelah itu ada jadwal pertemuan pihak sekolah dengan ortu untuk pemaparan lesson plan sit in. Yupp...Setelah dinyatakan lulus wawancara sekarang giliran anak melakukan sit in selama satu minggu (18-22 April)
Sit in bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak, sosialisasi, kreativitas, leadership dan melihat apakah anak sudah siap untuk memasuki gerbang pendidikan dasar. Tidak ada assessment berupa calistung dan hafalan surat Al Quran. Meski sekolah ini adalah sekolah Islam berbasis komunitas tapi anak tidak di-asses dalam bacaan Al Quran nya. Menurut pihak sekolah, untuk hafalan dan doa sehari hari nanti akan mengalir sendiri saat berlangsungnya kegiatan belajar.

Tanggal 3 Mei keluar pengumuman hasil sit in dan Alhamdulillah Samara diterima. Sujud syukur banget bisa masuk di sekolah ini, mengingat quotanya sangat sedikit. Mungkin inilah rejeki Samara. Pasti Allah akan berikan sekolah yang terbaik untuk Samara. Dan inilah jawabannya, meski kami harus melewati perjalanan yang cukup panjang. Semoga Samara mampu dan enjoy dalam menuntut ilmu selama 6 tahun ke depan. Dan pastinya kami sebagai orang tua harus siap bekerja keras untuk belajar lagi, mengikuti ritme pendidikan anak dan bekerja sama dengan pihak sekolah.

Dear Samara, welcome to elementary school..

Kamis, 31 Maret 2016

(Late Post) Bertambah Usia


My bday girl
"Bila umurku bertambah.. Aku bersyukur kepada Allah.. Kuucapkan Alhamdulillah semoga Allah memberi berkah.." Yupp.. Itulah lagu selamat ulang tahun ala Sekolah Kebun LE yang selalu dinyanyikan jika ada salah satu anak yang berulang tahun. 


Alhamdulillah... Tepat tanggal 11 Maret lalu Samara genap berusia 6 tahun. Gak terasa yaa..anak kicil ini sekarang udah bertambah besar. Insya Allah sebentar lagi si kecil akan memasuki bangku Sekolah Dasar. Aaah... Time flies so fast. 

Tahun ini kami tidak merayakan ultah sebagaimana tahun lalu saat Samara beruntung bisa merayakan ultah ala Barbie. Kali ini sederhana aja ya Nduk.. cukup tiup lilin di rumah ;)

Pagi hari saat bangun tidur, si bocah senyam senyum bahagia karena emang hari ini adalah hari yang dinanti. Dan langsung bersiap untuk berangkat sekolah. Sepertinya sudah gak sabar untuk ke sekolah dan bernyanyi bersama teman teman di sekolah.
Bangun tidur dg hati gembira
Saat Samara ke sekolah, saya berkutat di dapur untuk membuat kue ultah. Sengaja hari itu saya ambil cuti karena selain ingin sehari bersama sang birthday girl di hari specialnya, saya juga harus mengurus administrasi calon SD Samara. 

Pulang dari sekolah, Samara kedatangan 2 orang tamu cilik. Mereka main bersama dan para mamak tentunya ngerumpi bersama, hehe.. Terima kasih yaa tetangga atas kunjungannya :)
Bermain dan tertawa bersama
Hhhmmm.. Jadi yaa ceritanya kali ini saya belajar bikin kue sendiri buat nyenengin anak tapi sepertinya ilmu saya belum cukup untuk berkreasi kue ultah. Gak bisa lah saya menyaingi sesesuri yang jago baking seantero, jadi akhirnya hanya seperti ini hasil kue saya hahaha... 
Bday cake ala ala Bunda ;)
Malam harinya saat Ayah sudah pulang kantor, kami menyaksikan si kecil tiup lilin. Alhamdulillah ya Nak... 
Blow the candle
Terima kasih buat semua keluarga, sanak saudara dan teman teman yang telah ikhlas memberikan doa terindah untuk Samara. Semoga doa doanya dijabah Allah. Aamiin...

"Happy Birthday dear Samara.."


Selasa, 22 Desember 2015

Hari Ibu 2015

Hari ini tepat tanggal 22 December yang diperingati sebagai hari Ibu Nasional. Bicara tentang kasih sayang Ibu memang gak pernah ada habisnya yaa... Makanya bener banget kalau kasih ibu itu tak terhingga sepanjang masa. Tinggal kita saja sebagai anak berusaha semaksimal mungkin untuk membalas semua kasih sayang Ibu, meski sebenernya balasan kita tak kan pernah sebanding dengan dengan apa yang telah beliau berikan. I Love You, mom.... ;)

Sedikit cerita tentang peringatan hari ibu di sekolah si kecil. Setiap tahun sekolah mengadakan acara mother's day. Tahun lalu anak anak perform dengan penampilan yang mengekpresikan kasih sayang kepada bundanya. Dan itu bikin saya mewek, hehe.. #TeamMewek

Untuk tahun ini temanya berbeda dengan tahun lalu. Sekarang untuk kelas Kindy B dilakukan piknik bersama bunda di taman. Tema yang diangkat adalah "Mom, Bersamamu Aku Bahagia". Huaaaaa... Makjleb banget yaa. Hanya sayang.. acaranya dilaksanakan pada weekday, jadi...emak emak bekerja harus ambil cuti demi melihat apresiasi anak. 

Hari itu anak anak berangkat seperti biasa ke sekolah. Mereka berangkat ke taman bersama sama. Dan para ibu sudah siap menanti di taman Tabebuya dengan balutan kostum warna pink. Pas anak anak datang, wajah sumringah nampak sekali, saat melihat ibunya berada di sana. Mereka berlari menghampiri ibu masing masing dan memeluknya. Moment yang sederhana tapi buat saya "dalam" banget.

Acara pembukaan dan permainan dimulai. Game pertama, anak mencari pasangan sepatu milik ibunya, begitu juga dengan si ibu, harus mencari pasangan sepatu anaknya. Maka berhampuran lah anak dan ibu mencari pasangan sepatu. Seruuu banget waktu kami berhasil menemukan sepatu. Dan ini ekspresi saya saat nemu sepatu si bocah, hahaha...
Canded photo by miss kepsek :)
Kemudian lanjut game kedua yaitu anak melempar bola dan ibu yang menangkapnya. Di games ini saya dan si kecil masuk final, tapiii karena lawannya anak2 cowok yang lemparannya lebih cepat dan akhirnya team kami kalah, haha.. Gak papa ya nak...yang penting tetap fun.
Catch the balls, mom...
Alhamdulillah cuaca hari itu cerah. Setelah capek bermain, kami istirahat sambil menikmati cemilan hasil potluck buibu. Seru aja sih makan rame rame begitu, sambil membicarakan tentang rencana persiapan perpisahan akhir tahun ajaran. 

Puncak dari acara mother's day kemarin adalah persembahan lagu "Bunda" dari anak anak sambil mereka membawa bunga kertas hasil kreasi di sekolah yang dimasukan ke dalam vas dari botol bekas minuman. Waktu melihat anak anak bernyanyi, hati saya langsung makyus terharu banget. Satu persatu anak anak menghampiri ibunya dan memberikan bunga sambil memeluk ibunya. Aaahh....mewek lagi deh saya, huhuhu.. 
The best flower ever..
Moment inilah yang membuat saya rela cuti sehari demi melihat apresiasi anak. Karena ada anak yang saat itu tidak didampingi oleh ibunya, membuat hati si anak menciut. Ah, saya gak tega melihat raut wajah anak itu..

Sebelum pulang anak anak bertukar kado dahulu dan mereka antusias memilih kadonya. Malah sempet terjadi tragedi menangis juga, hihihi...ah, anak anak.. kalian emang lucu dan lugu.
Yeay.... I got it 
And it's wrap...semua berkumpul and say cheers.... :)
We're family
" Selamat Hari Ibu untuk semua Ibu di tanah air...."

Selasa, 20 Oktober 2015

Pemilihan Sekolah Dasar

Waktu berjalan sangat cepat. Gak terasa sebentar lagi si kecil akan memasuki jenjang pendidikan sekolah dasar. Yuppp...anak kicil saya Insya Allah tahun depan akan masuk SD. Percaya gak percaya yaaa...anak tumbuh begitu cepat dan mamaknya pasti bertambah tua, hahahaha... #kokop_esketu

Nah... Karena akan masuk SD, sekarang ini kami sedang mengalami masa yang sangat sulit yaitu memilih SD yang cucok untuk si kecil. Tentunya masing masing orangtua punya kriteria sendiri untuk sekolah anaknya. Dan inilah beberapa pertimbangan kami dalam pemilihan SD.
  1. Sesuai dengan karakter anak
  2. Sesuai dengan tujuan orang tua dan pencapaian anak kelak
  3. Sesuai dengan pola pengajaran, apakah akan dimasukin ke sekolah dengan kurikulum tradisional, moderate, liberal atau Montessori.
  4. Apakah akan dimasukkan ke sekolah terpadu atau sekolah biasa (bukan terpadu)?
  5. Pertimbangan financial dan jarak tempuh dari rumah ke sekolah 
Sedikit penjelasan apa itu kurikulum traditional, moderate, liberal dan Montessori. Dari apa yang sudah saya baca, kurikulum tradisional adalah metode pembelajaran dimana buku pelajaran dan buku latihan, aktivitas terbatas menggunakan kertas dan pensil/pena, mata pelajaran yang standard dan tradisional.

Kurikulum moderat yaitu kegiatan belajar menggunakan buku pelajaran dan buku latihan, beberapa proyek yang menyatukan beberapa mata pelajaran, proyek proyek yang berisikan praktek langsung.

Kurikulum liberal yaitu pengajaran tergantung dari ketertarikan siswa, kurikulum yang terintegrasi (misal matematika, bahasa, IPA menyatu dalam satu tema untuk aktivitas tertentu, mata pelajaran yang flexible)

Kurikulum montessori adalah suatu metode pendidikan dengan mengikuti perkembangan intelektual anak. Cirinya yaitu penekanan pada aktivitas pengarahan diri anak dan pengamatan klinis dari guru. Metode ini menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar anak dengan tingkat perkembangannya. 

Mungkin kira kira itu yaaa.. yang jadi bahan pertimbangan kami. Berbagai info tentang SD sudah kami peroleh dari beberapa teman yang terlebih dahulu memasukkan anaknya ke SD. Untuk lebih lengkapnya lagi, beberapa waktu lalu kami melakukan survey ke beberapa SD. Dan ini hasilnya :
  1. Madrasah Ibtidaiyah International T*chn* N*t*r* Depok. Sekolah ini merupakan idaman si kecil. Dari mulai duduk di Kindy A, Samara selalu bilang kalau ingin sekolah di sini. Gak banyak yg bisa saya ceritakan tentang sekolah ini karena pihak sekolah akan mengadakan acara open house di bulan November 2015. Sebagai gambaran saja sekolahnya kira kira seperti ini 
  2. Sekolah Islam Al *zh** Jagakarsa. Sekolah berbasis Islam ini letaknya gak begitu jauh dari rumah. Metode yang digunakan adalah traditional dengan memperbanyak muatan agamanya. Untuk masuk ke sini, anak diharuskan sudah bisa membaca, menulis, berhitung sederhana, baca iqro, hafalan surat dan doa sehari hari. Dalam satu kelas terdiri dari 25 orang. Jam belajar untuk kelas 1 SD dimulai pukul 06.50 -12.00. Uang masuk sekitar 18 jt dengan SPP Rp. 900.000/bulan. 
  3. Sekolah Islam Al *zh** Syuhada Jagakarsa. Meski namanya sama dg sekolah Islam yang ngetop di jalan Sisingamangaraja, namun sekolah ini adalah independent artinya tidak menginduk pada yayasan Islam tsb. Kurikulum yang digunakan adalah 50% kurikulum umum dan 50% agama, namun tetap disesuaikan dengan Diknas. Test masuknya calistung, iqro dan psikotest. Target pembelajaran, kelas 3 s/d kelas 6 harus sudah khatam Al Quran. Ekskulnya banyak dari mulai drumband, basket, tari, renang hingga marawis. Jam sekolahnya : 7.00 - 14.00. Uang masuk 18 jt dengan SPP 700.000/bulan.
  4. Sekolah Islam Al H*m*d*y*h Jagakarsa. Sekolah ini merupakan salah satu SDIT yang mengadopsi kurikulum Diknas dan KTSP 2006 dengan mengambil muatan lokal bahasa Arab dan bahasa Inggris. Test masuk meliputi calistung, iqro, Surat pendek dan bacaan hadist. Dalam 1 kelas terdiri dari 30 org dengan bantuan 2 orang guru. Waktu belajar : 07.25 - 13.30. Target lulus SD anak harus sudah hafal Al Quran 5 juz. Uang masuk 22 jt dengan SPP 825.000/bulan
  5. Sekolah T*m*n Kr*at*f*t*s An*k Ind*nes*a. Lokasi gak jauh dari rumah. Sekolah yang digagas oleh seorang psikolog terkenal yaitu bunda Romy, memiliki kurikulum Diknas plus pengembangan Multiple Intelegence anak. Di sekolah ini anak tidak hanya dibekali kreativitas dan kemandirian namun juga dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan, berinisiatif, tangguh dan mampu menghadapi tantangan. Fasilitas di sekolah ini masing masing kelas dilengkapi AC dan 2 toilet yaitu 1 toilet khusus anak lelaki dan 1 toilet khusus anak perempuan. Dilengkapi pula kebun binatang mini, rumah pohon, kolam renang, outbound dan lahan berkebun. Dalam satu kelas hanya 20 orang dengan 2 orang pengajar. Waktu belajar jam 07.00- 11.00 utk anak kelas 1 dan 2 untuk anak kelas 3 sampai jam 12.00. Uang masuk 18jt
Nah...sudah ada 5 sekolah yang telah kami survey. Sampai saat ini kami masih menimbang nimbang mau memasukkan si kecil ke sekolah yang kemana? Walaupun sejujurnya si kecil kesengsem banget sama sekolah yang pertama, hihihi....

Oke lah... Semoga nanti ada pencerahan lebih lanjut mengenai pemilihan sekolah SD ini. Untuk sementara sekian aja dulu.... Mari kita berpusing pusing ria memikirkan sekolah yang cucok dan biaya yang pas di kantong kami, hahahaha.....

Selasa, 09 Juni 2015

Perpisahan

"Datang tampak muka pulang tampak punggung".

Peribahasa ini nampaknya sangat "nampol" buat saya pada hari ini. Berawal dari beberapa minggu lalu kejadian demi kejadian silih berganti membuat saya merasa kehilangan orang banyak. Demikian juga si kecil yang harus rela berpisah dengan Kanaya teman dekatnya

Perpisahan memang hal yang paling menyedihkan, terlebih lagi di saat kita sudah merasa dekat, nyaman seperti layaknya keluarga sendiri. Susah senang tawa dan canda selalu mengisi hari hari kita. Namun...tiba tiba mereka harus pergi dari kehidupan kita. Sedih...teramat sedih. Tapi apa daya...meski sedih dan harus berurai air mata, perpisahan tetap terjadi.

Hari ini beberapa orang yang dekat dengan keluarga kami menyatakan diri untuk pamit. Kedua pengajar si kecil di kelas jerapah sekolah kebun LE tidak bisa bersama sama lagi. Satu orang miss harus pindah ke Jogja dan satu lagi resign. Selain itu 2 orang teman si kecil pindah ke sekolah lain. Aaahhh.... Entah kenapa saya merasa sedih kehilangan mereka. 

Dengan mengumpulkan keberanian, hari ini saya menceritakan tentang kepindahan kedua miss dan ketiga temannya kepada Samara, ternyata si kecil juga ikut sedih. Seolah tak percaya, si kecil bilang : "bunda, Kanaya dan miss Ari kan cuma pindah rumah aja kan? Sekolahnya tetap di little earth?" Deggg...dada saya terasa sesak dan pengin nangis. Maka dengan berhati hati saya mencoba menjelaskan pada Samara.

Anakku..., kamu memang belum mengerti arti sebuah perpisahan dan belum bisa menerima kenyataan ini. Tapi begitulah adanya... Tiba tiba air mata ini gak bisa terbendung lagi saat si kecil merengek sambil berkata : "Bunda, Aku juga mau pindah bareng Kanaya". Sedih... Sedih banget. 

Dan malam ini, saat si kecil sudah terlelap saya membuka kembali galeri foto yang ada di henpon dan hati ini seperti roller coaster melihat foto foto si kecil dengan kedua miss kesayangan dan teman2 sekolahnya. Tanpa terasa pipi saya basah lagi. Aahh..hari ini rasanya beneran kayak roller coaster.
J.e.r.a.p.a.h 
Dan kemarin si kecil minta berenang bersama sahabatnya sebelum sang bff cabcus ke Surabaya. Mereka berjalan bergandengan tangan, tertawa bersama, bermain air dan berlari larian. 
Mereka sangat menikmati kebersamaannya. Dan besok, insya Allah Kanaya sudah harus berangkat ke Jawa Timur. Namun kami berjanji insya Allah akan bertemu lagi suatu saat.

Dan mulai hari ini saya harus mempersiapkan hati untuk menghadapi hari sabtu besok. Dimana hari itu adalah hari pembagian rapport dan hari perpisahan Samara dengan miss kesayangannya..I hope everything will be fine...

Terima kasih untuk semua.... Kalian telah memberi warna bagi keluarga kami, khususnya untuk si kecil Samara. Semoga tali silaturahmi dan persaudaraan ini akan terus terjaga. Amiin..

Senin, 30 Maret 2015

Fabulous Barbie Party

Hampir semua anak perempuan pasti ingin menjadi seorang princess. Bergaya dengan gaun yang mekar dan high heels-nya. Begitu juga dengan si kecil Samara, sejak mengenal dunia putri putrian, dia ingin sekali menjadi seorang putri dalam satu pesta. Mimpi merayakan ulang tahun ala Barbie akhirnya terwujud pada tanggal 22 Maret 2015. Alhamdulilah semua ini berkat hadiah atas kemenangan blog competition

Setelah melakukan fitting kostum dan mempersiapkan segalanya, tibalah hari dimana si kecil menjadi seorang princess ala Barbie. Lokasi perayaan yaitu Barbie store Mall Kelapa Gading 3 dengan venue yang keren
Samara Barbie Party
Sesampainya kami di lokasi, Samara langsung di make over. 
Alhamdulilah saat dirias si kecil anteng banget karena mungkin gak sabar untuk jadi seorang putri :)
Dan akhirnya selesai juga dandannya..
Si kecil pun berubah menjadi seorang princess Barbie. Aaahhhh.... Saya terharu..

Si kecil tidak sendirian, dia ditemani oleh seorang teman dekatnya. Jadi semacam BFF gitu deh.. Untuk mendampingi Samara dipilihlah Kanaya yang merupakan teman dekat di sekolahnya.
Duo princess... 
Alhamdulilah sebelum pukul 13.00 persiapan telah selesai semua.
Teman teman kecil pun mulai berdatangan. Sebelumnya mereka mengisi buku tamu terlebih dahulu.
20 menit lepas dari jam 13.00 acara dimulai dengan dipandu Mba Wulan sebagai MC yang sukses membuat acara meriah.
Acara dimulai dengan sapaan hangat dari MC dan sebelumnya sang birthday girl disembunyikan terlebih dahulu. Setelah itu dipanggil lah Samara untuk naik panggung. 
Awalnya si kecil malu malu saat naik panggung dan ditanya tanya oleh MC tapi alhamdulilah akhirnya Samara berani juga dan mengembang senyum dari wajahnya. 

Setelah itu acara perkenalan dan welcome greeting dari kami.
Dilanjutkan games untuk anak. Beberapa anak naik ke atas panggung dan mengikuti instruksi MC. 
Permainan selanjutnya adalah games ibu ibu. Ternyata nih yaa... bukan cuma anak anak saja yang bermain tapi emaknya juga ikutan seseruan. Ditariklah 3 emak kece hasil pilihan saya untuk 'dikerjain' MC, hahahaha...
Hayooo siapa yang kenal emak emak kece itu? 2 orang emak adalah seleb blogger. Gaya joged mereka seruuu banget. Ya, hitung hitung olahraga membakar lemak, hihihi..

Setelah capek ikutan beberapa games kami break untuk makan siang. Tersedia menu anak yaitu bento kids dan corn soup sedangkan menu adult-nya spaghetti aglio olio.
Untuk snacknya sudah tersedia dan tersusun tapi di dessert table.
Sukaaaa banget saya melihat dessert table nya. Rasanya sayang banget mau dimakan, hehehe...

Setelah perut terisi, acara dilanjutkan lagi dengan penampilan anak anak dalam Barbie Fashion show. Semua anak yang hadir harus naik ke atas panggung dan berjalan ala model di catwalk.
Senang deh lihat anak anak jalan di catwalk dan pastinya para orangtua sibuk mengabadikan langkah si kecil. Setelah semua anak mendapat giliran berlenggak lenggok, tiba saatnya sang birthday girl melangkahkan kaki di catwalk. 
Swing the skirt baby..
Gak nyangka si kecil pede banget berlenggak lenggok sambil mengikuti instruksi dari MC :) Setelah anak anak selesai jalan di catwalk, MC meminta semua ibu yang hadir untuk naik panggung juga. Mereka gak boleh kalah dengan penampilan anak anaknya. Horeeee.... Dan emak emak pun bergaya ala paragawati hihihi...
Lihat betapa hebat emak emak ini, aura peragawatinya terpancar sekali...Sepertinya bakat terpendam nih, hehehe..

Acara demi acara terlewati dan tibalah acara puncak yaitu tiup lilin. Sebelum tiup lilin kami berdoa dulu yang dipimpin oleh Ayah. Dilanjutkan menyanyikan lagu Happy birthday. Hhhmmm... Terharu banget rasanya...:)
Courtesy of om Ipong
Alhamdulilah semua acara berjalan dengan lancar. Dan terakhir kami berfoto bersama.
Say cheese....
Selamat ulang tahun Samara... Semoga menjadi anak sholehah, sehat dan pintar. Inilah yang bisa Ayah Bunda berikan padamu dan semoga perayaan ini akan menjadi unforgettable moment buatmu, Nak...

Terima kasih untuk PT Mattel Indonesia, Barbie store Indonesia dan Mommies Daily atas hadiah istimewa ini. Terima kasih juga untuk semua teman yang hadir di acara ulang tahun Samara. Tanpa kehadiran kalian acara pesta ulang tahun Samara gak akan berarti.. *kecupsatusatu* 

Senin, 23 Maret 2015

The Venue

Alhamdulilah... Kemarin (Minggu 22 Maret) sudah berlangsung perayaan ulang tahun si kecil. Lokasinya sudah pasti di Barbie Store Mall Kelapa Gading 3.

Nah... Sebelum cerita banyak gimana acaranya, saya mau bagi bagi sedikit cerita dekorasinya nya dulu yaa.. :) 
Inilah panggung yang nanti dijadikan catwalk saat Barbie Fashion Show
Barbie Princess Pop Star 


Gift drop... Tempat pengumpulan kadonya lucu banget... Semacam kerang singgasana Barbie Mermaid 
The balloon..
And this is dessert table..


See you next post yaaa ;)